Sunday, November 25, 2012

Day 3 - Jalan-jalan ke Singapore (part 2-end)

Lanjutan cerita travelling yang kemarin nih.. (mumpung lagi mood nulis :D)

Jadi, ketika sampai di kantor imigrasi Singapore, kami disuruh isi form yang sudah disediakan di sana, isinya seputar data diri, berapa lama di Singapore, tinggal di mana, dll. Abis itu antri buat ngasih formnya dan stempel di paspor. 

Btw, di kantor imigrasi ga boleh poto2, jadi ga ada potonya. 

Nah..ketika antri untuk ngasih form yang udah diisi plus minta stempel di paspor, suamiku maju lebih dulu. Biasanya cuma 1-2 menit trus udah dipersilahkan jalan lagi. Tapi yang ini kok nggak. Suamiku ngga boleh jalan dulu, tapi disuruh agak ke pinggir buat giliran selanjutnya, yaitu aku.

Sampai aku selesai diperiksa dan disuruh keluar, suamiku tetep "ditahan" dan ga diperbolehkan keluar. Aku udah deg-degan setengah mati, gimana iniii?? Mana di negeri orang..mana bawa duit juga pas2an..gimana kalo ntar aku harus pulang sendiri sementara suami ditinggal di Singapore?? Udah mikirin yang engga2 aja..

Dengan cemas aku melihat suamiku dikawal wanita2 berseragam macam polisi, diajak ke sebuah ruangan. Makin deg-degan ajaa.. Akhirnya dengan pasrah aku tunggu suamiku di luar. Ga kehitung berapa kali aku menjulurkan kepala, melihat ke arah pintu, berharap suamiku keluar dari situ. Semenit..dua menit..hampir tigapuluh menit aku menunggu. Udah mo nangis aja rasanya.. Doa dalam hati sampe mulut komat-kamit ga berhenti.. *agak lebay memang, haha :D

Sampai akhirnya, setelah menjulurkan kepala entah yang keberapa kali, aku melihat suamiku berjalan keluar dari pintu. Wajahnya tegang. Dan aku ga sabar mendengar ceritanya. Ternyata dia sendiri ga tau kenapa ditahan. Cuma ketika di ruangan itu, dia ditanyain data diri, udah berapa kali ke Singapore, ngapain di Singapore, dll. Mungkin karena foto paspornya agak berbeda dengan aslinya, dan di jidatnya ada tanda hitam, dia dikira teroris. Hihihi.. *piss sayang.. :D

Yah..yang penting ga diapa2in, ga sampe dideportasi segala.

Tapi karena tertahan itu kami jadi ketinggalan bis.
Dan dengan bahasa Inggris pas-pasan, untungnya ada yang bisa bahasa Melayu, akhirnya cari bis menuju Beach Road, tujuan akhir bis yang pertama tadi. Padahal ga ngerti tuh Beach Road apaan.. :D

Apa sih yang wajib di kunjungi kalau ke Singapore?
- Patung merlion?
- Universal Studio Singapore (USS)?
- Sentosa Island?
- Orchard Rd?
- Esplanade?
- .......

Nah, masalahnya (dan ini kebodohan mendasar, jangan diulangi, jangan ditiru), sebelum ke Singapore, kami ga riset dulu mau kemana-mananya, cari rute bis/MRTnya, dan lain sebagainya. Patung merlion sebagai icon Singapore ada di daerah mana aja ga ngerti. Ngertinya ke Singapore aja, biar paspornya ketambahan stempel. Haha.. Giliran udah sampe sana, bingung -__-"

(Masih) dengan bahasa Inggris yang amburadul dan pas-pasan, kami tanya2 "Di manakah patung merlion?". Dapet informasi, katanya di patung merlion ada di Harbour Front. Baiklah, mari kita menuju ke sana. Tapi  ga ada bis dari Beach Road yang langsung menuju Harbour Front. Jadi kami harus ke halte dulu. Dan ke haltenya itu dianter sama ibu2 Melayu yang ramah dan baik hati. Naik taksi. Alhamdulillah..di negeri orang pun masih ketemu orang baik.

Perjalanan ke Harbour Front, kami naik bis tingkat. Horreeee.. Terakhir kalinya naik bis tingkat udah luamaaa banget. Jadi girang gembira ria bisa dapet kesempatan naik bis tingkat lagi. Langsung menuju lantai duaa..

Ini dia penampakan bisnya
Tulisan di jendela bis
Turun dari bis, karena kelaparan, akhirnya kami berhenti di foodcourt buat makan siang. Ehm, siang menjelang sore tepatnya. Sambil cari-cari menu yang halal, kami nemu Muslim Food yang menunya mirip2 sama menu di Malaysia.

Ini salah satu counter muslim food
Wajah kelaparan suamiku :D
Bingung pilih menu. Kaya warteg ya? :D
Akhirnya pesanan datang juga


Ini dia menunya: Muton Sup, Nasi Goreng & Teh Tarik
Selesai makan, kami cari tempat sholat. Dan ga jauh jaraknya dari foodcourt itu, kami menemukan masjid kecil tanpa kubah-bulan-bintang di atasnya. Sayang ga sempat mengabadikan masjidnya. Jadi nyesel..

Ou..perjalanan ke masjid yang bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki, melewati Vivo City di seberangnya. Ga sempat masuk jadi ga tau apa isi dalamnya. Tapi teteup nyempetin foto dengan background itu :p

Narsis terus. Kapanpun dimanapun :p
Di sini pun poto x_x
Habis sholat, kami menyerah nyari merlion. Akhirnya ke Sentosa Island aja. Katanya ada USS alias Universal Studio Singapore di sana. Ya sudahlah..ke merlionnya besok2 aja kalo ada waktu dan kesempatan ke Singapore lagi.
Naik MRT ke Sentosa bayarnya S$ 6 untuk dua orang. Sesampainya di sana, seperti biasa langsung poto-poto.. :p



Sentosa Island tempatnya di pulau yang terpisah dari pulau utama negara Singapura. Di sana ada banyak macam hiburan, atraksi, hotel, tempat makan. Universal Studio Singapore juga ada di situ. Kalau hari libur, jangan ditanya, banyak banget turis dan penduduk lokal yang datang ke sana. Untuk informasi yang lebih lengkap bisa langsung klik aja www.sentosa.com.sg.

Ini sebagian poto-potonya..

Aslinya lebih bagus daripada dipoto
Norak to the max...hahaha :D
Papan petunjuk, mau ke mana abis ini?
Kurang ke kiri akunyaaa..
Bersama Jelly Belly & M 'n M
Kirain poto di sini bayar, ternyata engga :D
Ga ketemu merlin asli, yg ini jadilah..
Abis beli oleh-oleh..
Pulang dari Sentosa, bingung cari arah ke Johor Bahru.
Sempet jalan lama cari arah tapi ngga ketemu-ketemu. Nanya sama orang juga belepotan. Tapi alhamdulillah akhirnya dapat petunjuk juga, ada orang yang kebetulan mau naik bus juga. Akhirnya kami ke Queen St bus terminal buat cari bus ke Johor Bahru.

Setelah antri paaaaanjaaaang, akhirnya dapat juga tiket bwt ke Johor Bahru...murah ternyata, cuma S$ 2,4.


Sampai terminal Johor Bahru, langsung cari tiket buat ke KL. Ada banyak agen bus di sana, dan kami pilih yang Transnasional.


Perjalanan pulang terasa lebih cepet daripada perjalanan berangkatnya. Sampai di hotel udah lewat tengah malam, tapi untungnya masih boleh masuk. Besok hari terakhir, tapi masih ada waktu buat jalan-jalan karena pesawatnya jam 3 sore.

Saatnya berburu oleh-oleh di Pasar Seni..
Ceritanya di postingan selanjutnya yaaa..

0 komentar:

Post a Comment